Selasa, 14 September 2010

kalamiah

Membaca Huruf Arab ‘Susah untuk Otak’?

E-mail Print PDF
Penelitian menunjukkan, orang Israel kesusahan mempelajari Bahasa Arab dibanding Inggris atau Ibrani. Kuncinya ada pada otak kiri dan kanan
Hidayatullah.com--Di Libanon, terdapat festival bahasa Arab yang mendorong anak-anak untuk belajar alfabet Arab. Ilmuwan Israel meyakini mereka telah meneliti mengapa huruf Arab susah untuk dipelejari untuk digunakan dalam membaca.  Tim dari Haifa University mengatakan umumnya orang menggunakan kedua sisi otak mereka ketika mereka mulai membaca bahasa-tetapi ketika belajar huruf Arab hal ini adalah usaha yang sia-sia.
Detail dari karakter huruf Arab memaksa siswa harus menggunakan hanya otak kiri mereka karena bagian itu lebih baik khususnya dalam hal-hal yang detail.
Penelitian dari studi 40 orang yang dilaporkan di Neuropsychology menunjukkan, karakter khusus dari tulisan arab menyusahkan otak bagian kanan untuk dilibatkan,” kutip Professor Zohar Eviatar dari Universitas Haifa, Israel.
Ketika seseorang belajar membaca tulisan Arab mereka harus mengenal huruf-hurufnya, dan mana yang dibaca dengan bersuara.
Kemampuan untuk mengucapkan huruf terpisah terlihat berbeda dalam huruf Arab, karena pengucapan karakter secara terpisah sangatlah mendetail termasuk seperti penempatan titik.
Professor Zohar Eviatar, yang memimpin tim peniliti mengatakan, “Karakteristik khusus dari huruf Arab mempersulit otak kanan untuk dilibatkan. Ketika kamu memulai sesuatu yang baru, [otak kanan] banyak terlibat.”
Perbedaan yang sangat jelas
Peneliti memeriksa 40 mahasiswa. Beberapa dari mereka hanya berbicara bahasa Ibrani, sementara yang lainnya dapat berbicara dan membaca tulisan Arab.
Untuk mengetahui otak mana yang bekerja saat membaca huruf-huruf, peneliti menampilkan ke 10 angka per 1 detik untuk satu sisi pada layar atau yang lainnya.
Ketika mata melihat sesuatu dalam waktu singkat, dan itu terletak pada satu sisi layar hanya satu sisi otak yang memproses gambar cukup cepat.
Tim mengukur seberapa cepat dan akurat siswa ketika mencoba melafalkan bagian-bagian huruf, pertama dalam bahasa Ibrani, kemudian dalam bahasa Arab.
Semua siswa dapat membaca bahasa Ibrani dengan baik, dan mereka terbiasa menggunakan otak sisi kanan dan kiri untuk melafalkan huruf Ibrani.
Hal yang sama yang ditemukan pada huruf Inggris.
Karakter dalam bahasa Inggris dan Ibrani lebih muda di ucapkan karena terdapat perbedaan yang cukup jelas dibandingkan dalam huruf Arab.
Kepekaan
Ketika mereka melihat murid-murid membaca huruf Arab, hal ini memberi tim petunjuk mengapa anak-anak mengalami kesulitan dalam belajar membaca.
Bahasa Ibrani- hanya seseorang yang bertingkah seperti anak kecil yang mulai membaca dalam banyak bahasa-mereka mulai untuk melafalkan huruf Arab secara terpisah, mencobanya melakukannya dengan pelan tapi melakukan banyak kesalahan, dan menggunakan kedua sisi otak mereka.
Pembaca tulisan Arab yang baik, bagaimanapun, hanya menggunakan otak bagian kiri mereka untuk melafalkan tulisan arab secara terpisah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar