Selasa, 05 Oktober 2010

Qana'ah (Kepuasan)

E-mail Print PDF
  1. Imam 'Ali a.s. pernah ditanya tentang firman Allah Ta'ala: Maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (QS 16:97), Imam `Ali a.s. menjawab, “la adalah qana`ah (kepuasan).”
  2. Buah (hasil) dari qana'ah adalah kenyamanan.
  3. (Qana'ah adalah) menjaga apa yang ada di tanganmu lebih engkau cintai daripada meminta apa yang ada di tangan orang lain.
  4. Orang merdeka adalah budak selama dia tamak, sedangkan budak adalah orang yang merdeka selama dia qana'ah.
  5. Janganlah engkau malu memberi (bersedekah) walaupun itu sedikit, karena tidak memberi itu lebih sedikit.
  6. Kefakiran dan kekayaan keluar berkeliling, lalu keduanya bertemu dengan qana'ah, maka keduanya menetap (bersama).
  7. Jika kekayaan bertambah, maka berkuranglah selera.
  8. Tidak ada perbendaharaan yang lebih berharga daripada qana'ah
  9. Kekayaan yang paling besar adalah meninggalkan banyak keinginan.

tips frez

Kedermawanan dan Kekikiran

E-mail Print PDF

  1. Kedermawanan adalah perbuatan yang mendekatkan diri kepada Allah, sedangkan kebakhilan adalah pengasingan.
  2. Kedermawanan lebih baik daripada hubungan kekerabatan.
    Orang yang dermawan tidak dapat dilunakkan oleh kekerasan, dan tidak berlaku kasar jika kaya.
  3. Orang yang dermawan bersifat ramah jika diperlakukan dengan ramah, sedangkan orang yang kikir bertindak keras jika diperlakukan dengan ramah.
  4. Orang yang dermawan, berani hatinya.
  5. Orang yang paling nikmat kehidupannya adalah bila ada orang lain yang hidup bersamanya.
  6. Permintaan kepada orang yang dermawanan menggerakkannya untuk memberi, sedangkan permintaan kepada orang yang kikir mendorongnya untuk tidak memberi.
  7. Orang yang kikir tidak cocok bagi siapa pun, dan dia tidak akan lurus kecuali karena takut atau adanya kebutuhan. Maka, jika dia sudah tidak butuh lagi, atau hilang takutnya, dia akan kembali pada esensinya.
  8. Janganlah engkau memuji anak kecil jika dia dermawan karena sesungguhnya dia belum mengetahui keutamaan kedermawanan itu. Sesungguhnya dia memberi apa yang ada di tangannya karena kelemahannya.
  9. Janganlah engkau mencela seorang pun, dan janganlah pula engkau menolak seorang pun yang meminta. Sebab, ada kalanya dia orang dermawan, maka engkau memenuhi kebutuhannya; atau Seorang kikir, maka engkau membeli kehormatanmu darinya.
  10. Orang yang paling hina adalah yang meminta maaf kepada orang hina.
  11. Orang yang dermawan sama sekali tidak pernah menyelidiki Secara mendalam. Allah Ta’ala berfirman dalam menyifati Nabi-Nya: Dan Allah memberitahukan hal itu kepada Muhammad, lalu Muhammad memberitahukan sebagian dan menyembunyikan sebagian yang lain (QS 66:3).
  12. Jika engkau meminta suatu kebutuhan kepada orang yang dermawan, maka biarkanlah dia berpikir karena dia hanya berpikir dalam kebaikan. Akan tetapi, jika engkau meminta suatu kebutuhan kepada orang yang kikir, maka mintalah secara mendadak karena jika dia sempat berpikir, niscaya dia akan kembali pada wataknya (kikir).
  13. Jika orang yang mulia marah, maka berbicaralah kepadanya secara halus. Akan tetapi, jika orang tercela yang marah, maka ambillah tongkat (untuk memukulnya).
  14. Orang yang mulia dapat ridha dengan perkataan, orang yang tercela dapat dibujuk dengan harta, dan orang rendahan dapat diajak berdamai dengan hal yang hina.
  15. Kedermawanan dan kemurahan hati adalah dengan makanan, bukan uang. Dan barangsiapa yang memberi uang seribu dan kikir dengan sepiring makanan, maka dia bukanlah seorang yang dermawan.
  16. Hati-hatilah terhadap terkaman orang yang dermawan jika dia sudah lapar, dan orang yang kikir jika dia sudah kenyang.
  17. Kekikiran penghimpun segala keburukan dan aib, dan ia adalah kendali yang menuntun kepada setiap kejelekan.
  18. Kekikiran lebih berbahaya terhadap manusia daripada kefakiran. Sebab,jika orang fakir mendapatkan harta, dia menjadi kaya; Sedangkan orang yang kikir tidak akan merasa kaya walaupun dia mendapatkan harta yang banyak.
  19. Janganlah sekali-kali engkau berkawan dengan orang kikir karena dia akan menghindar darimu justru pada saat engkau sangat membutuhkannya.
  20. Orang yang kikir berderma dengan kehormatannya sebanding dia kikir dengan hartanya, sedangkan orang yang dermawan kikir dengan kehormatannya (menjaganya baik-baik) sebanding dia berderma dengan hartanya.
  21. Kemarahan orang yang kikir terhadap orang yang dermawan lebih mengherankan daripada kekikirannya.
  22. Sungguh, aku sangat heran terhadap orang yang kikir. Dia menyegerakan kefakiran yang dia lari darinya, dan luput darinya kekayaan yang dicarinya dengan keras (sungguh-sungguh). Dia hidup di dunia seperti layaknya kehidupan orang-orang fakir, padahal dia akan dihisab di akhirat dengan perhitungan orang-orang kaya.
  23. Orang yang kikir, berani muka.
  24. Janganlah sekali-kali kalian menjadi orang yangkikir. Sebab, kekikiran telah membinasakan orang-orang sebelum kalian. Kekikiran inilah yang menumpahkan darah orang banyak (sebab terjadinya pembunuhan), dan ia pula yang memutuskan tali kekeluargaan. Oleh karena itu, jauhilah kekikiran.

hakmal

Hikmah Sufi

Memenuhi Janji dan Berbuat Baik

  1. Sesungguhnya di antara kemuliaan akhlak adalah mematuhi perjanjian.
  2. Yang paling layak bagi orang yang melanggar janji adalah tidak perlu dipenuhi janji kepadanya.

Berhati-hati

  1. Dengan kelemah lembutan kebutuhan akan dapat diperoleh, dan dengan berhati-hati akan mudah segala hal yang dikehendaki.
  2. Pilihlah untuk sumber air mu.

Menjaga Rahasia dan Menyampaikan Amanat

  1. Di antara penyampaian amanat adalah membalas kebaikan karena ia seperti titipan padamu
  2. Menyampaikan amanat adalah kunci rezeki. Tidak semua rahasia boleh engkau buka (kepada

Kesantunan & Pemberian Maaf

  1. Kesantunan adalah penutup yang menutupi, sedangkan akal adalah pedang yang tajam. Maka, tutupilah kekurangan perangaimu dengan kesantunanmu, dan perangilah nafsumu dengan akalmu.

bijak

Mutiara Tiga Kata (Bag 3)

E-mail Print PDF
Ibnu Hajaar Al-'Asqlan
Utsman r.a. turut bicara:
Engkau benar wahai Umar Aku juga cinta tiga hal dari  dunia Memberi makan orang lapar
Memberi pakaian orang terlantar
Dan membaca al-Qur’an dengan benar

Ali r.a. angkat suara:
Engkau benar wahai Utsman
Aku pun cinta tiga hal dari dunia
Menghormati tamu, puasa di musim kemarau
Dan menghunus pedang agar musuh terhalau

Saat itu Malaikat Jibril turun dan berkata:
Ketika Allah mendengarkan perbincangan kalian
Allah mengutusku turun agar engkau bertanya kepadaku
Rasul: Jibril, apa saja yang engkau cintai
Seandainya engkau penjadi penghuni bumi
Jibril: Memberi petunjuk orang terlantar
Melindungi musafir yang taat amar
Dan memberi pertolongan pada keluarga fakir

Dan Allah mencintai tiga perilaku hamba-Nya
Taat agama semampu raga
Menangis iba saat sesali dosa
Dan bersikap tabah ketika tertimpa duka

Seorang filosuf berkata:
Orang yang mendewakan akalnya
Niscaya la akan tersesat

Orang yang mendewakan hartanya
Niscaya ia akan melarat
Dan orang yang jaya di atas peluh budak sahaya
Niscaya tidak akan pernah terhormat

Buah ma’rifat adalah:
Malu berdosa kepada Allah
Mencintai semua yang dimiliki Allah
Dan merasa tentram di sisi Allah

Rasul saw. bersabda:
Akar pohon ma’rifat, adalah cinta untuk berbakti
Menahan diri dari meminta-minta,
Adalah lambang dari keyakinan hati
Sedang rela takdir dan bertakwa
Adalah pokok keimanan seorang Muslim sejati

Sufyan bin Uyainah berkata:
Orang yang cinta kepada Allah
Niscaya ia cinta kepada kekasih Allah
Orang yang cinta kepada kekasih Allah
Niscaya ia cinta apa pun yang dicinta Allah
Dan orang yang cinta apa pun yang dicinta Allah
Pastilah ia suka amal yang dilakukannya
Hanya diketahui oleh Allah

Cinta sejati hanya akan terbukti
Bila seseorang yang mencintai, memenuhi tiga ciri
Memilih bercengkerama dengan kekasihnya
Lebih suka bersanding dengan kekasihnya
Dan mengutamakan kerelaan dari kekasihnya

Wahb bin Munabah al-Yamani mengatakan:
Dalam Taurat diterangkan:
Orang serakah tetaplah fakir, sekalipun la merajai dunia
Orang yang taat pastilah ditaati, sekalipun ia
hamba sahaya
Dan orang yang tenang jiwanya adalah kaya,
Sekalipun dirinya miskin harta

Seorang filosuf berkata:
Orang yang tahu benar siapa Allah
Takkan berarti alam semesta baginya
Orang yang tahu benar dunia fana
Takkan disisakan kecintaan untuknya
Dan orang yang tahu benar keadilan Allah
Takkan tergesa la memusuhi-Nya

Dzun-Nun al-Mishri berkata:
Orang yang takut akan sesuatu,
Pasti ia akan lari darinya
Orang yang cinta akan sesuatu,
Tentulah ia akan mencarinya
Dan orang yang tenang di sisi Allah,
Tentulah la akan gelisah dengan dirinya

Orang yang ma’rifat kepada Ilahi
Pasti cintanya akan terpatri
Hatinya akan selalu mengamati
Dan hanya akan berbuat demi Ilahi
Orang yang ma’rifat kepada Ilahi
Pastilah ia suka tepati janji

Hati nuraninya peka dan cepat memahami
Dan tulus ikhlas dalam berbakti

Abu Sulaiman ad-Darani berkata:
Kunci dunia, tumpukan harta
Kunci akhirat, hidup sederhana
Dan kunci keduanya adalah takwa

Maqalah mengatakan:
Ibadah ibarat perusahaan
Kedainya, menyendiri bersama Tuhan
Modal utamanya, takwa sepenuh jiwa
Sedangkan labanya, masuk surga

Malik bin Dinar berkata:
Tangkal tiga perkara dengan tiga cara
Keangkuhan dengan rendah hati
Keserakahan dengan pandai mensyukuri
Dan sifat hasud dengan menasihati diri

newss

Lepaskan Dari Belenggu Dunia

E-mail Print PDF
Article Index
Lepaskan Dari Belenggu Dunia
Halaman 2
All Pages
Pengajian Syeikh Abdul Qadir Al-Jilany
Hari Ahad Pagi tanggal 20 Sya’ban tahun 545 H, di Pesantrennya.
Hai orang bodoh! Tinggalkan catatanmu, kemarilah dan duduk patuh
di depanku. Ilmu itu muncul dari bibir para Tokoh-tokoh Ilahi, bukan dari catatan buku, diraih dari sumber ruhani bukan dari  wacana, diambil dari mereka yang fana’ dari dirinya dan dari makhluk, Baqo’ bersama Allah Azza wa-Jalla.
Lingkaran hakikat itu  tergantung fana’ anda dari diri anda dan makhluk lainnya, kemudian berada pada wujud anda bersama-Nya. Matilah dari yang lain-Nya, lalu hiduplah bersama-Nya dan bagi-Nya.
Bergaullah dengan para pelayan Allah Azza wa-Jalla, mereka yang terus menerus di pintu-Nya. Kesibukan mereka hanyalah melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, berserasi dengan takdir-Nya, senantiasa beraktivitas bersama kehendak-Nya dan tindakan-Nya atas mereka.
Mereka tidak pernah kontra atas kehendak-Nya pada mereka begitu pula pada yang lain. Mereka tidak menentang apa yang didapatkan dari-Nya baik sedikit maupun banyak, baik bernilai tinggi maupun rendah.
Karena janganlah anda sibuk berorientasi pada  tujuan nafsu anda ketika anda sedang sibuk dengan Allah azza wa-Jalla.
Para wali-wali Allah Azza wa-Jalla senantiasa bertugas  memotivasi makhluk lain namun sama sekali tidak punya kepentingan dengan mereka, namun semata karena Ilham Allah pada mereka sebagai wujud rahmat bagi makhluk, sama sekali tidak punya keinginan menuntut balas dari makhluk untuk dirinya. Karena dirinya tenteram bersama-Nya, tak tersisa nafsu kesenangan dan hasrat yang berkaitan dengan dunia.
Anda menyangka dirinya seperti diri anda yang bodoh yang telah anda habiskan untuk berbakti pada dunia, memenuhi seleranya dan kesenangannya. Kalau saja akal anda sehat, pasti anda akan berpaling dari dunia, dan anda lebih sibuk dengan aktivitas Sang Pencipta dunia.
Yang benar anda diam atas jawaban-jawaban atau ajakan dunia dan anda merobohkan ucapan-ucapan dunia yang menghalangi anda. Dengarkan saja dunia itu seperti anda mendengarkan ocehan orang gila yang hilang akalnya. Jangan peduli dengan ucapannya dan ambisinya memburu kesenangan, kenikmatan dan kesantaian. Kehancuranmu dan hancurnya dunia karena anda menerima permintaan-permintaannya. Sedangkan kebaikan dirimu dan dunia, terletak pada kontramu pada dunia.
Nafsu itu apabila bisa patuh kepada Allah Azza wa-Jalla, rizkinya akan didatangkan dari berbagai penjuru. Bila ia maksiat dan ingkar, maka putuslah faktor-faktor rizkinya lalu ia terbebani oleh penderitaan, hingga ia bangkrut dunia akhirat.

Selasa, 14 September 2010

violence

Ormas Islam Juga Minta HKBP Ikut Menahan Diri

E-mail Print PDF
Umat Islam Bekasi minta masalah penyegelan diselesaikan. Tapi meminta semua ikut menahan diri, termasuk Jemaat HKBP
Hidayatullah.com—Menyikapi kasus penusukan beberapa hari lalu, organisasi massa Islam Kota Bekasi berharap diselesaikan dalam ranah hukum. Termasuk,  penyelesaian masalah perizinan. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Kongres Umat Islam Kota Bekasi Shalih Mangara Sitompul kepada wartawan, Bekasi, Senin (13/9).
Shalih menyarankan agar permasalahan izin pendirian Gereja HKBP tersebut diselesaikan.
"Sebaiknya mereka mengajukan ijin ke pemkot. Kalau mereka mengajukan izinnya sesuai dengan prosedur, sesuai dengan SKB 3 Menteri, pemkot pasti akan memberikan ijin itu," tuturnya.
Selain itu, Shalih juga mengatakan, jika peristiwa penusukan anggota jemaat HKBP terkait dengan penyegalan gereja HKBP di Ciketing, maka pihak HKBP juga harus ikut menahan diri.
"HKBP juga diminta harus menahan diri," kata Shalih.
Shalih yakin,  peristiwa penusukan anggota jemaat dan seorang pendeta HKBP itu bukan dilakukan oleh anggota dari salah satu organisasi Islam. "Bukan dari ormas Islam," tegasnya.
Shalih juga menolak jika peristiwa penusukan ini dikaitkan dengan konflik agama. Menurutnya peristiwa ini, merupakan tindak kriminal murni, sebagaimana dikatakan polisi.
"Bisa jadi pelaku kesal dengan jemaat HKBP yang setiap hari Minggu mereka konvoi jalan kaki sepanjang 3 Km dari titik simpul ke tempat ibadah," ungkapnya.[ain/hidayatullah.com]

kafirinnnn


Presiden MU-PBB Prihatin Proyek Museum Toleransi

Sejauh ini belum ada tindakan tegas terhadap organisasi Yahudi yang membangun proyek tersebut

Hidayatullah.com--Presiden Majelis Umum PBB, hari Senin (13/9), menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas apa yang disebutnya sebagai penistaan atas pemakaman kuno Mamilla (Ma'man Allah) milik Muslim di Yerusalem Barat. Demikian agen berita PBB melaporkan.

Dalam sebuah nota yang diterbitkan oleh jurubicaranya, Ali Treki mengatakan bahwa dirinya "khawatir dengan tujuan proyek sekular yang sedang dibangun di atas tempat sakral, yang menjadi tempat pemakaman para tokoh agama selama lebih dari 14 abad."

Presiden MU-PBB itu lebih jauh mengatakan dirinya "yakin hal ini akan menjadi dasar aksi sakralijius dan provokatif yang mengancam perdamaian serta dialog antarwarga dan agama."

Awal Agustus lalu Yayasan Wakaf dan Pusaka Al-Aqsa, pemegang mandat pemeliharaan situs makam tersebut, mengatakan pihak Israel kembali membuldozer beberapa batu nisan dan batas makam yang baru saja direnovasi. Pemerintah Israel di Yerusalem berdalih melakukan pembongkaran setelah mendapati pihak yayasan memalsukan makam-makam.

Pada tahun 2009 lebih dari 1.500 makam dibongkar Israel untuk membangun Museum Toleransi yang didanai oleh Simon Wiesenthal Center--yayasan Yahudi yang memberikan hadiah uang dan medali kepada Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Tak lama kemudian, Rashid Khalidi salah seorang akademisi AS dan beberapa rekannya, yang nenek moyang mereka dikuburkan di pemakaman itu, berusaha mempertahankan makam dengan mengirimkan surat ke PBB dan organisasi internasional lainnya, dengan memberikan bukti-bukti baru perusakan yang dilakukan oleh Israel.

Kompleks pemakaman Muslim Ma'man Allah masih berfungsi hingga tahun 1948, ketika Yahudi memproklamirkan berdirinya Israel. Baca juga berita sebelumnya Makam Muslim Dirusak Israel Jadi Museum. [di/maan/hidayatullah.com]

kalamiah

Membaca Huruf Arab ‘Susah untuk Otak’?

E-mail Print PDF
Penelitian menunjukkan, orang Israel kesusahan mempelajari Bahasa Arab dibanding Inggris atau Ibrani. Kuncinya ada pada otak kiri dan kanan
Hidayatullah.com--Di Libanon, terdapat festival bahasa Arab yang mendorong anak-anak untuk belajar alfabet Arab. Ilmuwan Israel meyakini mereka telah meneliti mengapa huruf Arab susah untuk dipelejari untuk digunakan dalam membaca.  Tim dari Haifa University mengatakan umumnya orang menggunakan kedua sisi otak mereka ketika mereka mulai membaca bahasa-tetapi ketika belajar huruf Arab hal ini adalah usaha yang sia-sia.
Detail dari karakter huruf Arab memaksa siswa harus menggunakan hanya otak kiri mereka karena bagian itu lebih baik khususnya dalam hal-hal yang detail.
Penelitian dari studi 40 orang yang dilaporkan di Neuropsychology menunjukkan, karakter khusus dari tulisan arab menyusahkan otak bagian kanan untuk dilibatkan,” kutip Professor Zohar Eviatar dari Universitas Haifa, Israel.
Ketika seseorang belajar membaca tulisan Arab mereka harus mengenal huruf-hurufnya, dan mana yang dibaca dengan bersuara.
Kemampuan untuk mengucapkan huruf terpisah terlihat berbeda dalam huruf Arab, karena pengucapan karakter secara terpisah sangatlah mendetail termasuk seperti penempatan titik.
Professor Zohar Eviatar, yang memimpin tim peniliti mengatakan, “Karakteristik khusus dari huruf Arab mempersulit otak kanan untuk dilibatkan. Ketika kamu memulai sesuatu yang baru, [otak kanan] banyak terlibat.”
Perbedaan yang sangat jelas
Peneliti memeriksa 40 mahasiswa. Beberapa dari mereka hanya berbicara bahasa Ibrani, sementara yang lainnya dapat berbicara dan membaca tulisan Arab.
Untuk mengetahui otak mana yang bekerja saat membaca huruf-huruf, peneliti menampilkan ke 10 angka per 1 detik untuk satu sisi pada layar atau yang lainnya.
Ketika mata melihat sesuatu dalam waktu singkat, dan itu terletak pada satu sisi layar hanya satu sisi otak yang memproses gambar cukup cepat.
Tim mengukur seberapa cepat dan akurat siswa ketika mencoba melafalkan bagian-bagian huruf, pertama dalam bahasa Ibrani, kemudian dalam bahasa Arab.
Semua siswa dapat membaca bahasa Ibrani dengan baik, dan mereka terbiasa menggunakan otak sisi kanan dan kiri untuk melafalkan huruf Ibrani.
Hal yang sama yang ditemukan pada huruf Inggris.
Karakter dalam bahasa Inggris dan Ibrani lebih muda di ucapkan karena terdapat perbedaan yang cukup jelas dibandingkan dalam huruf Arab.
Kepekaan
Ketika mereka melihat murid-murid membaca huruf Arab, hal ini memberi tim petunjuk mengapa anak-anak mengalami kesulitan dalam belajar membaca.
Bahasa Ibrani- hanya seseorang yang bertingkah seperti anak kecil yang mulai membaca dalam banyak bahasa-mereka mulai untuk melafalkan huruf Arab secara terpisah, mencobanya melakukannya dengan pelan tapi melakukan banyak kesalahan, dan menggunakan kedua sisi otak mereka.
Pembaca tulisan Arab yang baik, bagaimanapun, hanya menggunakan otak bagian kiri mereka untuk melafalkan tulisan arab secara terpisah.

hiegienez


Antibiotik Merusak Pencernaan

E-mail Print PDF
Meskipun ringan, antbiotik bisa membunuh semua organisme mikro yang baik dan jahat dalam usus

Hidayatullah.com--Meskipun kelihatannya lembut, antibiotik bisa merusak keseimbangan mikrobiologi dalam usus, sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan yang tidak terlihat. Demikian menurut peneliti di AS, Senin (13/9).

Sebuah penelitian mendalam atas tiga wanita yang diberi asupan ciprofloxacin menunjukkan bahwa obat tersebut menekan populasi seluruh bakteri bermanfaat yang ada di dalam usus. Dan setidaknya satu wanita memerlukan waktu berbulan-bulan lamanya untuk pulih.

Hasil studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences itu mendukung peringatan yang selama ini kita dengar bahwa antibiotik dapat merusak bakteri-bakteri baik di dalam tubuh.

Para peneliti melakukan tes terhadap ketiga wanita itu setiap hari. Mereka memberikan asupan ciprofloxacin untuk lima hari sebanyak dua kali selama 10 bulan masa studi.

Mereka melakukan tes DNA guna mengetahui apa saja mikroba yang hidup dalam usus ketiganya.

"Efek ciprofloxacin terhadap mikroba dalam usus sangat dalam dan cepat," tulis Les Dethlefsen dan David Relman dari Universitas Stanford.

"Satu minggu setelah akhir masa asupan, kehidupan (mikroba) mulai kembali pulih, tapi seringkali tidak pulih sepenuhnya."

"Usus manusia merupakan salah satu ekosistem paling rumit di planet ini," demikian tulis para peneliti.

Berbagai penelitian lain menegaskan bahwa mikroba dalam usus membantu pencernaan dan bakteri baik bisa melawan bakteri jahat yang berbahaya bagi tubuh.

Mikroba usus bahkan juga diketahui memiliki peran dalam kasus obesitas dan alergi. Lactobacillus reuteri yang bisa dijumpai dalam ASI diketahui membantu tubuh melawan infeksi rotavirus yang bisa menyebabkan radang di perut, diare dan demam pada anak.[di/rtr/hidayatullah.com]

salaman

sendu syahdan lebaran
“Sesungguhnya kami bisa eksis dan melebarkan sayapnya dakwah di 150 perwakilan di seluruh pelosok tanah air,  bukan karena ilmu, bukan pula karena ketrampilan menejemen, dan kepintaran personilnya, melainkan karena rahmat dan barakah dari Allah Swt. Insya Allah,” bagitu akunya.

Jika direnungkan, statemen saudara kita itu, besar kemungkinan benar. Tanpa rahmat dan taufiq dari Allah, sesungguhnya keberhasilan dan kesuksesan kita bukan apa-apa. Setiap orang bisa sukses. Hanya saja semua orang yang sukses belum tentu mendapat keberkahan dari Allah SWT. Alangkah ruginya kekayaan dan kesuksesan kita tanpa dibarengi keberkahan.

Maka, untuk melipatgandakan karunia yang telah diberikan oleh-Nya, kita harus mewaspadai kehidupan individu, keluarga yang tidak berkah. Yang tidak mendatangkan kebahagiaan hidup di sini dan hari esok. Mulailah berhati-hati dengan uang, prestasi, ilmu yang kita peroleh. Usahakan supaya yang menjadi milik kita menjadi multiguna (berkah). Jangan seperti orang kafir, tidak selektif dalam berusaha dan tidak hati-hati dalam memasukkan sesuatu di dalam mulutnya.

 “Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang haus dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun.” (QS. An-Nur (24) : 39).

Seperti halnya gelas. Gelas hanya bisa nikmat digunakan untuk minum jika terlebih dahulu gelas itu kita bersihkan. Tidak dipenuhi dengan kotoran-kotoran yang menempel didalamnya. Jangan sekali-kali mencoba untuk tidak jujur, karena kebohongan itu pangkal segala pelanggaran di dunia ini.

Untuk apa? Jujur atau tidak jujur tetap Allah Swt yang Maha Memberi. Rezeki penjahat juga datang dari Allah Swt. Rezeki orang yang jujur juga datang dari Allah Swt. Bedanya, rezeki yang diberikan kepada penjahat menjadi haram, tidak berkah. Sedangkan yang diberikan kepada orang yang sungguh-sungguh jujur adalah rezeki yang halal, berkah.

Banyak pencuri, koruptor, penjahat, perampok yang akhirnya berujung gagal. Sekalipun mereka menggunakan segala cara untuk mencari rezeki, tetapi jika Allah Swt tetap tidak merestui dan tidak memberkahi hasil yang ia peroleh.

Kalau kita mengharapkan rezeki yang berkah, harus berjuang sekuat tenaga agar jangan sampai terlintas dalam hati nurani kita secuil apapun untuk berbuat tidak jujur dan licik, sebab akan menghilangkan keberkahannya. Setelah kita berbuat jujur, hati-hati pula jangan sampai ada hak-hak orang lain yang terampas atau belum ditunaikan, apalagi hak ummat Islam secara keseluruhan.

Kehidupan yang tidak berkah adalah kehidupan yang dilaknat oleh-Nya. Dijauhkan dari kebaikan. Sehingga apa yang menjadi milik kita tidak menjadi pendukung untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kepemilikan kita tidak bisa menjadi sahabat, tetapi menjadi musuh bagi. Makin banyak harta, tinggi ilmu, mapan kedudukan, secara pelan dan pasti membuat lobang kehancuran kita sendiri (istidraj).

 “Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-KU, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit (serba sulit), dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.”
  [QS. Thaha (20): 124]. [Kudus, Februari 2010/www.hidayatullah.com]